Cara Mudah Menamam Buncis Di Halaman Rumah

Ada yang tidak tahu buncis? Tanaman yang dikenal sebagai polong-polongan ini mengambil buah, biji, dan daunnya untuk dimakan sebagai sayuran atau sup. Tubuh mendapat manfaat dari protein buncis, serta vitamin C, A, K, B, serat, zat besi, dan asam folat. Buncis juga dapat membantu ibu hamil mengeluarkan ASI dan mengatasi sembelit. Karena banyak manfaatnya, menanam buncis di rumah adalah ide yang bagus. Buncis dapat ditanam di berbagai tempat. Tidak ada salahnya menanam buncis di pekarangan karena mampu beradaptasi. Cara budidaya buncis di pot atau polybag yang mudah dilakukan di rumah berikut ini.

Persiapan Benih

Tahapan pertama yang kamu lakukan sebelum mulai menanam adalah memilih bibit unggul kacang panjang. Buncis memiliki varian berdasarkan cara tumbuhnya, yaitu yang tumbuh tegak dan merambat. Untuk menanam kacang panjang dalam polybag atau pot, pilihlah benih buncis yang dapat tumbuh tegak yang dapat kamu dapatkan di toko pertanian. Kalau kamu memiliki tanaman buncis yang akan diambil benihnya, pilihlah yang memiliki ukuran optimal, bentuk dan ukurannya seragam serta tidak ada goresan. Setelah mendapatkan benih buncis, jemurlah selama 1-2 hari di bawah sinar matahari dan kupas kulit buah buncis yang menempel. Kemudian, ambil biji di bagian dalamnya sebagai benih dan simpan dalam wadah tertutup.

Persiapan Tanam

Untuk menanam buncis dalam polybag, kamu perlu menyediakan media tanam agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Media tanam yang kerap digunakan untuk menanam buncis dalam pot yaitu tanah gembur yang kaya unsur hara dan pupuk kandang atau kompos. Kamu juga perlu menyiapkan alat seperti polybag yang sudah dilubangi pada bagian bawah, cetok, dan air secukupnya.

Penanaman

Kalau kamu sudah memiliki benih buncis dan media tanam, maka kamu sudah siap untuk menanam buncis dalam polybag. Langkah pertama yang dapat kamu lakukan yaitu mencampur tanah dan pupuk kandang dengan masing-masing perbandingannya 1:1. Masukkan campuran media tanam pada polybag hingga terisi ¾ bagian, buat lubang di bagian tengah, dan masukkan 2 biji benih buncis. Jangan lupa untuk menutup lubang dengan tanah, padatkan perlahan, dan siram air secukupnya.

Perawatan

Setelah menanam buncis, kamu juga perlu memastikan tanaman terpapar sinar matahari yang cukup dan melakukan perawatan berikut agar tanaman tumbuh optimal.

  • Penyiraman: Pada masa awal tanam buncis, tanaman perlu disiram 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Jika buncis sudah mulai tumbuh, kurangi frekuensi penyiraman yaitu sekali sehari.
  • Pemupukan: Saat tanaman berusia dua minggu, berikan pupuk NPK dan bokashi dengan takaran 2 sdm. Apabila buncis dalam polybag sudah tumbuh, tambah takaran pupuk sebanyak 3 sdm.
  • Penyiangan: Cabutlah gulma atau rumput liar di sekitar tanaman buncis agar pertumbuhan tanaman buncis tidak terganggu.

Panen

Tanaman buncis dapat dipanen ketika berusia 50-60 hari sejak penanaman. Ciri tanaman buncis yang siap dipanen memiliki tekstur buah padat, sudah tumbuh bunga, dan ukuran buah maksimal. Langkah pertama untuk memanen buncis yaitu memotong buncis dengan gunting, pastikan bunga buncis tidak jatuh, dan kumpulkan dalam keranjang panen. Masukkan bunci dalam kulkas agar tetap segar.