Huta Ganjang Memiliki Keindahan Pemandangan Danau Toba

Huta Ginjang adalah sebuah bukit yang terletak di sisi selatan Danau Toba dengan ketinggian mencapai 1555 meter di atas permukaan laut. Bukit ini menawarkan pemandangan indah dan spektakuler dari Danau Toba yang dapat dinikmati dari ketinggian.

Huta Ginjang merupakan desa yang berada di Kecamatan Muara, Tapanuli Utara. Dari titik ini, kita bisa melihat pesona Danau Toba. Huta Ginjang merupakan salah satu tempat wisata untuk menikmati pemandangan Danau Toba yang terbaik. Pengunjung bisa mencapai puncak Huta Ginjang dan melihat panorama keindahan Danau Toba dari ketinggian.

Dari namanya, bukit ini memiliki 2 arti, Huta berarti perkampungan dan Ginjang yang berarti di atas, jadi Huta Ginjang adalah perkampungan yang berada di atas. Dengan berada di ketinggian sekitar 1550 mdpl membuat bukit Huta Ginjang di Kabupaten Tapanuli Utara ini terasa sejuk. Tak ayal lokasi ini dijadikan tempat take off paralayang dan juga gantole.

Sejauh mata memandang, kita disuguhi birunya langit dan air danau yang seolah-olah seperti laut. Ditambah juga kontur dinding-dinding kaldera yang masih terlihat kokoh menghijau mirip seperti di Eropa. Rasanya ingin berlama-lama berada di sini.

Selain panorama yang indah, jalan akses menuju kawasan wisata Geopark Huta Ginjang kini sudah mulus. Kondisi jalan yang berkelok sudah gampang dilalui dengan kendaraan roda empat. Infrastruktur jalan tersebut dibangun untuk meningkatkan konektivitas Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

Kosmas Harefa, Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves mengatakan, infrastruktur jalan yang memadai akan mengubah wajah Danau Toba. “Infrastruktur juga mempercepat kebangkitan destinasi wisata Danau Toba pascapandemi dan meningkatkan layanan bagi wisatawan untuk mencapai lokasi,” kata dia dalam siaran pers yang diterima Tempo, beberapa waktu lalu.

Menurut berbagai sumber sejarah, danau Toba ini awalnya berupa sebuah gunung, lalu gunung tersebut meletus sangat dahsyat hingga membentuk sebuah danau tekto-vulkanik yang panjang kalderanya mencapai 100 km dan menjadikannya sebagai danau terbesar di Asia Tenggara. Dengan klasifikasi VEI ( Volcanic Explosivity Index ), Gunung Toba ini masuk kategori VEI 8, yaitu yang letusannya paling besar sepanjang sejarah umat manusia, mengalahkan Gunung Tambora dan juga Krakatau. Jadi bisa dibayangkan letusannya, Gunung Tambora saja yang sebegitu besar ukuran kalderanya, masih kalah jauh dengan Gunung Toba.

Jika berada di sini menikmati indahnya alam yang dahulunya turut mempengaruhi peradaban dunia. Menurut sebagian besar traveler, di bukit Huta Ginjang inilah diyakini sebagai tempat terbaik menikmati keindahan Danau Toba. Tidak hanya itu, keindahannya pun didukung dengan pengelolaan kawasan yang cukup baik. Jadi tidak salah memang, jika Danau Toba telah dijadikan destinasi prioritas dan dicanangkan sebagai “10 Bali Baru” oleh pemerintah pusat. Keindahannya tidak kalah dengan Bali, Nusa Tenggara, maupun Papua, karena masih banyak potensi di sini yang belum terekspos secara luas.

Begitu menapakan kaki di Huta Ginjang, wisatawan langsung diperlihatkan panorama Danau Toba yang supercantik. Wisatawan bisa selfie dengan latar belakang Danau Toba. Tak hanya menikmati keindahan dari satu lokasi, Anda juga bisa menikmati pemandangan dari kegiatan olahraga gantole dan paralayang dengan membayar Rp 400 ribu.