Kekayaan Destinasi Wisata Alam di Raja Ampat

Indonesia adalah negara kepulauan dengan banyak sumber daya alam dan banyak keanekaragaman hayati. Keindahannya menarik wisatawan domestik dan asing, yang menunjukkan kekayaan ini. Keindahannya harus dijaga agar tetap indah untuk generasi berikutnya. Mendirikan Taman Nasional adalah salah satu cara untuk melestarikan keindahan alam Indonesia. Ini tidak hanya melestarikan alam tetapi juga melindungi sistem penyangga kehidupan.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, mendefinisikan Taman Nasional sebagai kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi. Salah satu Taman Nasional yang ada di Indonesia adalah Taman Nasional Raja Ampat yang berada di Provinsi Papua Barat.

Wisatawan yang ingin mengunjungi Raja Ampat harus pergi ke Kota Sorong dengan pesawat, kemudian pergi ke pelabuhan melalui darat. Wisatawan harus menaiki kapal feri dari pelabuhan ke pelabuhan Waisai. Dari sana, mereka dapat pergi ke kota. Wisatawan di sana harus mendatangi kantor Departemen Budaya dan Pariwisata (Depbudpar) setempat untuk membayar biaya konservasi yang harus dibayar oleh setiap pengunjung ke daerah wisata. Baru setelah itu wisatawan dapat mencari penginapan.

Raja Ampat menyuguhkan keindahan gugusan pulau, pegunungan, hujan tropis, dan keindahan kawasana pantai putihnya. Tak hanya itu, tempat wisata alam ini juga menyuguhkan keindahan bawah laut yang eksotis. Alam bawah lautnya menyuguhkan keindahan 540 jenis terumbu karang, 1.511 spesies ikan, 5 spesies penyu langka, dan keunikan dinding-dinding bawah laut. Menyelam merupakan cara yang patut dicoba untuk menikmati keunikan bawah lautnya, seperti dinding – dinding bawah laut, kecantikan biota laut, dan untaian karang laut serta terumbu karang.

Selain memiliki keindahan alam yang eksotis, kawasan wisata ini juga memiliki fenomena alam unik yang hanya terjadi pada akhir tahun. Fenomena ini disebut  “Hantu Laut” yang merupakan fenomena alam yang unik serta menarik, letak fenomena ini berada di bagian Timur Waigeo, Fenomena ini terbentuk oleh sebuah sinar yang berasal dari air laut atau fenomena pemandangan sunset yang bisa disaksikan diatas perahu dan mengitari permukaannya dengan kurun waktu 10 -18 menit.

Kita tidak boleh sepenuhnya bangga terhadap keindahan sumber daya alam yang dimiliki Raja Ampat ini karena ancaman terhadap sumber daya alam Raja Ampat ini sudah menunggu di depan.  Eksploitasi kayu, penggunaan bom dan potassium dalam penangkapan ikan, serta pembangunan  yang tidak tertata akan menjadi ancaman yang serius bagi kekayaan Kepulauan Raja Ampat.

Jika hal ini terus dibiarkan begitu saja maka keindahan dan keunikan raja Ampat akan terkikis dan hilang. Tak ada lagi keindahan pasir putih dan keindahan terumbu karang maupun biota bawah laut Raja Ampat. Generasi kita di masa mendatang juga tak bisa menikmati keindahan Raja Ampat yang kita rasakan saat ini. Oleh karena itu, kita harus berupaya melakukan tindakan- tindakan yang tepat guna melestarikan keindahan alam Raja Ampat yang tak ternilai harganya ini.