Kenali Ciri Khas Akar Manis Serta Khasiatnya

Anda mungkin tidak mengetahui bahwa ada pemanis yang berasal dari alam yang memiliki kadar manis yang jauh lebih tinggi daripada gula biasa. Tanaman akar manis menghasilkan pemanis alami ini. Akar tumbuhan Glycyrrhiza glabra disebut akar manis. Tanaman sejenis polong-polongan ini berasal dari Eropa Selatan dan beberapa bagian Asia. Dalam bahasa Inggris, akar manisnya disebut liquorice atau licorice.

Akar manis adalah tanaman tahunan berbentuk terna yang dapat tumbuh hingga satu setengah meter tinggi. Daunnya tumbuh seperti sayap dan panjangnya 7–15 cm, dan setiap cabang memiliki 9–17 helai daun. Bunga akar manis tersusun secara berkelompok dalam satu cabang, panjangnya 0,8–1,2 cm, dan warnanya berkisar dari keunguan sampai putih kebiru-biruan. Buah akar manis berpolong, panjangnya sekitar 2–3 cm, dan mengandung biji.

Sistem perakarannya ekstensif yang terdiri dari akar tunggang, akar cabang, dan akar panjang. Akar manis tumbuh dengan baik di tanah yang subur, cukup air, dan dalam iklim yang penuh cahaya matahari. Tanaman ini biasanya dipanen pada musim gugur 2 atau 3 tahun setelah penanaman.

Ekstrak akar manis didapat dengan cara merebus akar tanamannya dan menguapkan airnya, dapat dijual dalam bentuk bubuk ataupun sirop (cair). Zat yang terkandung di dalamnya adalah glycyrrhizin yang sangat manis, 50 kali lebih manis daripada gula dan memiliki khasiat pengobatan. Spesies G.uralensis adalah jenis akar manis yang paling banyak mengandung zat ini.

Rasa akar manis lebih bervariasi jika dibuat dalam bentuk permen. Produk permen ini sangat terkenal di Inggris, yaitu Liquorice allsorts. Di Belanda, permen akar manis disebut “Drop” dan sangat digemari masyarakatnya.

Akar manis juga digunakan dalam komposisi minuman ringan, seperti root beer dan teh-teh herbal yang berasa manis. Rasa manis dari akar manis sangat berguna untuk menghilangkan bau-bau yang tidak sedap dalam obat-obatan. Orang Belanda sering kali membuat minuman beraroma akar manis dengan menaruh beberapa bagian permen akar manis yang mengandung daun salam dengan potongan akar tanaman licorice di dalam botol berisi air, lalu mengocoknya sampai berbuih.

Di Italia, yang juga tempat tumbuh akar wangi alami, masyarakatnya mengonsumsinya dengan mencabutnya dari tanah dan langsung mengunyahnya sebagai penyegar mulut. Orang Siria juga menggunakan akar manis sebagai minuman maupun permen. Dalam kuliner Cina, akar manis digunakan sebagai rempah pada makanan pedas. Sering juga ditambahkan dalam campuran kaldu dan kecap.

Selain bermanfaat untuk kuliner, akar manis juga bermanfaat bagi kesehatan. Tanaman ini telah dikenal dalam pengobatan Tiongkok sejak tahun 2800 SM. Di Tibet, tanaman ini dianggap sebagai pengobatan klasik. Kandungan glycyrrhizin dalam akar manis memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba. Masyarakat zaman dahulu menggunakan akar manis untuk meredakan sakit perut dan peradangan. Selain itu, tanaman herbal ini juga membantu mengobati masalah saluran pernapasan atas. Selain itu, akar manis bisa meringankan gejala penyakit asam lambung, seperti refluks asam dan heartburn.