Mengenal Coprophagia, Kelinci Yang Memakan Kotorannya Sendiri

Kelinci adalah salah satu hewan yang paling aneh. Dia biasanya memakan dirinya sendiri. Tidak ada yang tahu mengapa, tetapi ini adalah alasan kelinci memakan kotorannya sendiri. Tingkah laku setiap hewan berbeda. Tidak seperti kelinci.  Banyak orang Indonesia juga memelihara kelinci. Mereka yang menyukai kelinci akan terpikat untuk memeliharanya karena bentuknya yang lucu.

Selain dipelihara, para pecinta lebih sering menernak kelinci sebagai sumber pendapatan tambahan. Kelinci memiliki sifat dan tingkah laku yang berbeda dari hewan lain. Salah satunya memakan dirinya sendiri. Tingkah laku yang aneh seperti ini masih membingungkan banyak pemilik kelinci. Daripada membuat Anda bingung, baca alasan kelinci makan.

Apa Itu Coprophagia?

Coprophagia adalah perilaku makhluk hidup yang memakan feses. Memang jika kita pikirkan perilaku semacam ini saja sudah meresahkan dan mengganggu pikiran kita. Namun beberapa hewan, seperti kelinci sebenarnya mempunyai alasan yang bagus untuk memakan kotorannya sendiri. Tidak semua hewan melakukan hal seperti ini, namun nampaknya pada kelinci ini adalah perilaku yang bagus dan normal bagi setiap kelinci.

Kenapa Kelinci Memakan Kotorannya Sendiri?

Kelinci  menghilangkan pembuangannya secara teratur seperti hewan lain dan manusia. Kotoran yang keluar dari kelinci biasanya berbentuk seperti pelet yang bundar, namun terkadang bentuknya tidak bundar karena kelinci kekurangan serat dan jumlah air yang dikonsumsi pada hari itu. Kotoran kelinci sudah pasti di produksi setiap hari selama kamu masih memberikannya makanan. Tetapi kotoran yang berbentuk pelet ini bukanlah yang akan dikonsumsi oleh kelinci.

Kelinci mengeluarkan kotoran yang biasa ia konsumsi bernama cecotropes. Biasanya kotoran ini dikeluarkan pada malam hari atau menjelang fajar. Tentunya jenis kotoran ini sangat berbeda dari kotoran yang kamu lihat seperti pelet. Cecotropes lebih lembut dan lebih lengket. Biasanya kelinci akan mengkonsumsinya saat cecotropes keluar dari tubuhnya.

Cecotropes sendiri di produksi di sekum, bagian dari saluran usus kelinci melalui fermentasi makanan yang dimakan oleh kelinci. Cecotropes juga hanya diproduksi pada malam hari, jadi kelinci biasanya akan langsung mengkonsumsinya. Satu-satunya yang mungkin cecotropes bisa terlihat di kandang kelinci saat ia tidak enak badan, karena tidak mungkin ia memakan cecotropes saat sakit.

Nah alasan kenapa kelinci memakan cecotropes adalah karena jenis kotoran ini memiliki nutrisi yang dibutuhkan oleh kelinci. Cecotropes mengandung lebih banyak protein dan vitamin daripada feses biasa. Jadi dengan mengkonsumsi cecotropes, kelinci mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Ini perilaku yang normal apabila ia mengkonsumsinya pada malam hari bukan siang hari.

Ciri-Ciri Kelinci Yang Memakan Kotorannya Sendiri

Jika kamu tidak yakin apakah kelinci memakan kotorannya sendiri, ada beberapa indikator yang bisa kamu perhatikan. Pertama, kamu periksa bagian belakang kelinci (anus).  Kelinci biasanya memiliki anus yang bersih, walaupun cecotrope lunak dan lengket namun ia akan memakan kotoran ini saat keluar dari tubuh. Jika ada kotoran kecil, lembut dan lengket yang menempel pada bulu kelinci, berarti kelinci tidak memakan cecotrope nya.

Kedua, kamu bisa periksa kotak kotoran dan lantai kandang tempat kelinci tidur. Jika semua kotoran yang kamu cek ternyata berbentuk bulat dan normal, kemungkinan kelinci sudah memakan cecotropenya.

Ketiga, jika kamu berniat untuk benar-benar memastikan apakah dia memakan cecotrope atau tidak, kamu bisa mengawasinya pada larut malam atau dini hari. Jika ia terlihat sedang membersihkan ujung anusnya, maka ia sedang menikmati cecotrope yang ia keluarkan.

Apakah Harus Melarang Kelinci Yang Memakan Kotorannya?

Jika kamu sudah mengetahui manfaat cecotropes yang baik untuk tubuh kelinci, maka sebaiknya jangan kamu cegah atau larang. Karena saat kamu larang, kemungkinan kelinci malah kekurangan nutrisi yang dibutuhkan untuk saluran pencernaannya berfungsi dengan baik.

Jika ada kelinci yang tidak memakan cecotropesnya kemungkinan besar alasannya adalah kelinci tersebut terlalu gemuk sehingga sulit untuk menjangkau bagian belakang dari kelinci atau penyakit kelinci lainnya. Beberapa kelinci yang seperti ini, bisa saja mendapatkan cecotropesnya dari transfaunation, yaitu kelinci yang sehat memberikan cecotropes nya kepada kelinci yang sedang sakit untuk membangun kembali saluran pencernaan yang baik. Nah itulah dia kenapa alasan kelinci memakan kotorannya sendiri. Ternyata setelah kita baca, perilaku ini adalah perilaku yang normal bagi kelinci.