Mengenal Fakta Unik Tentang Kentut dan Penyebab Kentut Berbau Sangat Tidak Sedap

Kentut atau dengan kata lain sering disebut dengan buang angin adalah proses pelepasan gas dari dalam saluran pencernaan manusia melalui anus, sebagai hasil dari proses pencernaan makanan atau angin yang tertelan.

Tidak dimungkiri, jika merujuk pada norma kesopanan, kentut memang sebaiknya tidak dilakukan di dekat orang lain, di tempat ibadah, atau saat makan. Akan tetapi, jika dilihat dari sisi medis, kentut adalah hal yang sebaiknya tidak ditahan-tahan karena terbukti dapat bermanfaat bagi kesehatan.

Fakta Unik Tentang Kentut

Meski sering dianggap jorok, tidak sopan, atau lainnya, kentut ternyata menyimpan beragam fakta unik yang mungkin belum Anda ketahui.

  1. Baik untuk Kesehatan Usus Besar

Kentut merupakan bagian dari proses pencernaan makanan. Aktivitas ini bermanfaat untuk kesehatan usus besar, karena sebagian gas yang keluar merupakan “kotoran” sisa proses pencernaan atau fermentasi dari bakteri yang terdapat dalam saluran cerna Anda.

Jika tidak dikeluarkan, sebagian gas yang mengandung kotoran tersebut dapat diserap kembali oleh tubuh. Jadi, menahan kentut terlalu lama dapat menimbulkan masalah pada usus besar Anda.

  1. Sebagai Sistem Peringatan Awal

Fakta menarik lainnya tentang kentut adalah, kentut bisa menjadi alarm akan adanya masalah saluran cerna. Khususnya jika berbau menyengat, frekuensinya terlalu sering, atau disertai rasa nyeri.

Periode kentut pada seseorang dapat bervariasi. Jumlah dan frekuensi gas yang dikeluarkan bisa memprediksi apa yang sedang terjadi di dalam saluran cerna Anda.

  1. Membantu Keseimbangan Diet

Kentut dapat membantu Anda mengetahui apakah makanan yang dikonsumsi cukup sehat untuk saluran cerna. Hal ini karena gas yang Anda keluarkan saat kentut merupakan sisa dari makanan yang dicerna.

  1. Indikator Kebutuhan Serat

Fakta unik soal kentut berikutnya adalah, kentut bisa menjadi indikator apakah Anda kekurangan serat atau tidak. Jika jarang kentut, itu merupakan tanda bahwa mungkin Anda perlu makan serat lebih banyak lagi.

  1. Indikator Konsumsi Prebiotik

Kentut juga bisa menjadi indikator apakah konsumsi prebiotik Anda cukup atau sebaliknya. Faktanya, kentut yang berbau sangat menyengat mungkin menandakan kalau Anda terlalu banyak makan daging dan kurang mengonsumsi prebiotik seperti yoghurt.

Bagi pasien yang telah menjalani operasi dengan bius umum atau bius total, setelah Anda sadar, buang angin menjadi indikator seseorang apakah boleh makan atau tidak setelah operasi. Ketika sudah bisa buang angin, maka saluran pencernaan dianggap sudah kembali normal. Dengan demikian, Anda boleh untuk memulai makan kembali.

  1. Mengurangi Perut Kembung

Jika perut Anda terasa kembung atau begah setelah makan dalam porsi besar, kentut adalah jalan keluarnya. Ya, faktanya kentut membantu proses pengeluaran gas yang terperangkap di dalam saluran cerna, sehingga perut kembung atau begah akibat makan dalam porsi besar bisa berkurang.

  1. Menghirup Kentut Juga Bisa Bermanfaat

Walau masih menuai kontroversi dan belum memiliki bukti yang benar-benar jelas, ada ahli medis yang mengatakan bahwa menghirup gas kentut baik untuk kesehatan tubuh. Pasalnya, gas kentut mengandung hidrogen sulfida, yang merupakan sisa proses pencernaan dan fermentasi dari bakteri usus. Dalam jumlah kecil, gas tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan pembuluh darah. Namun jika terhirup dalam jumlah banyak, gas itu justru berbahaya bagi kesehatan Anda.

  1. Sebagai Penanda Setelah Bius Total

Angin yang keluar dari usus ini memang sering berbau tidak sedap dan membuat orang-orang di sekitarmu merasa tidak nyaman. Namun, tahukah kamu? Ternyata aroma tidak sedap yang keluar dari gas ini bisa jadi pertanda bahwa tubuhmu butuh perhatian kusus.

Penyebab Kentut Berbau Sangat Tidak Sedap

Kok bisa? Yuk simak, Ini dia 4 hal yang harus kamu waspadai ketika kentutmu terasa berbau busuk, menurut siloam hospital.

  1. Sembelit

Sembelit atau sering juga di sebut dengan gangguan pencernaan yang ditandai dengan susahnya buang air besar yang membuat kotoranmu tertahan di saluran pencernaan hingga membuat bakteri penyebab bau busuk berkembang di dalam ususmu.

Oleh karena itu, ketika kamu kentut alias mengeluarkan gas di ususmu, aromanya menjadi sangat busuk.

  1. Polip Usus

Polip usus adalah kondisi dimana muncul benjolan kecil di dalam usus besar.

Memang kondisi ini tidak berbahaya, namun dapat memicu terjadinya penumpukan gas berlebih di perut dan membuat kentutmu memiliki bau yang tidak sedap.

  1. Intoleransi Laktosa

Kondisi ini adalah dimana ketika tubuhmu tidak mampu mencerna gula pada susu. Hal tersebut membuat laktosa mengendap dan menghasilkan gas berlebih di dalam saluran pencernaan. Maka dari itu, hak ini bisa membuat aroma gas yang keluar dari tubuhmu menjadi busuk dan sangat bau.

  1. Kanker Usus Besar

Jika sudah ngomongin tentang kanker, siapa sih yang ga khawatir? Kanker usus besar adalah kondisi dimana tumbuhnya tumor ganas pada usus besar, nah tumbuhnya tumor di usus ini bisa buat ususmu tersumbat dan memciptakan bau tidak sedap ketika kamu buang angin, Jika kamu merasa bau kentutmu sudah sangat busuk dan tidak normal, kamu boleh atur pola makan agar lebih bersih dan sehat.

Namun, jika masih memiliki bau yang luarbiasa, kamu haru hati-hati. Bisa jadi karena 4 hal diatas. Nah, itu dia 4 penyebab kenapa kentutmu memiliki bau yang tidak sedap dan membuat penciuman tidak nyaman.