Mengenal Penyebab Inner Child Dan Cara Menyembuhkannya

Inner child adalah sisi kepribadian kia yang masih bereaksi dan terasa seperti anak kecil. Inner Child merupakan akumulasi peristiwa peristiwa baik maupun buruk yang dialami anak dan membentuk pribadi mereka hingga dewasa. Peristiwa-peristiwa yang terjadi dan dialami oleh anak akan tertanam dialam bawah sadar hingga dewasa, sehingga iiiner child akan berpengauh terhadap dan cara bersikap seseorang dalam hidupnya.

Konsep Inner child pertama kali diusulkan oleh psikolog Carl Jung setelah dia memeriksa perasaan dan emosinya sendiri yang seperti anak kecil. Jung mendalilkan bahwa bagian dalam diri kita semua inilah yang memengaruhi semua yang kita lakukan dan keputusan yang kita buat.

Inner child adalah ketika kita masih anak-anak yang tidak pernah tumbuh dewasa. Inner child yang menyimpan semua kenangan dan emosi, baik atau buruk, yang kita alami. Pesan-pesan yang dipelajari ini terjadi ketika kita tidak berdaya dan bergantung pada pengasuh kita.

Menurut Whitfield, semua manusia memiliki inner child, yakni bagian dari diri manusia dari masa kecil yang akhirnya terbawa hingga dewasa, ia hidup, energik, kreatif, dan kebutuhannya terpenuhi. Itulah diri manusia yang sebenarnya.

Tanda-tanda Inner Child Terluka

  • Memilki ketakutan yang mendalam akan ditinggalkan dan pengabaian.
  • Memilki rasa bersalah yang tidak seharusnya; Perasaan ini memberikan sinyal bahwa seseorang secara terus menerus dibuat merasa bersaah dimasa kecil dan belum sembuh dari perasaan bersalah tersebut.
  • Takut menetapkan batasan; Mungkin saja mengalamo kesulitan untuk mengatakan “tidak” ketika orang lain meinta bantuan. Hal ini disebabkan rasa takut menyakiti perasaan orang lain atau mungkin tidak berani mengatakan apa yang sebenarnya dirasakan.
  • Malu mengungkapkan Emosi; Seperti emosi marah dan sedih. Rasa Malu dapat dialami sebagai emosi yang intens dari membenci diri sendiri yang dapat membuat seseorang menyangkalnya.
  • Sulit mempercyai Orang; Sulit untuk mempercayai semua orang termasuk empercayai diri sendiri.
  • Mudah marah; Mudah sekali marah, ada stimulan kecil saja langsung muncul emosi marah yang berlebihan
  • Sulit melupakan Trauma; Sulit melupakan, mengubur, melepaskan trauma dan membawanya bersama dari masa kecil hingga dewasa.

Maxine Harley seorang Psikoterapis mengemukakan beberapa tanda inner child terluka, diantaranya yakni:

  1. Rendahnya harga diri seseorang
  2. Suasana hati yang tidak stabil
  3. Cenderung emosional
  4. Kurang bisa membedakan serius dan bercanda
  5. Memiliki masalah identitas
  6. Menjadi seorang pemberontak atau penindas
  7. Memiliki masalah komitmen
  8. Kurang percaya diri
  9. Kebohongan berlebihan
  10. Menjadi sosok yang kompetitif dan kalah, ketergantungan pada berbagai hal buruk, kurangnya teman dekat, berperilaku obsesif, pasif, atau

Penyebab Luka Inner Child

Inner child dapat terluka, apabila tidak diatasi dapat menimbulkan masalah di kemudian hari. Pengalaman yang menyakitkan seperti halnya kekerasan yang diperoleh selama masa kecil, diabaikan oleh orang tua, atau orang-orang di sekitarnya. Kemudian, kurangnya kasih sayang yang didapatkan, atau bahkan terlalu dikontrol oleh orang tua, yang mana hal tersebut dapat memberi luka pada inner child.

Beberapa penyebab luka pada Inner Child; antara lain :

  • Pola Asuh Keluarga
  • Luka Pengasuhan Masa Lalu
  • Pengalaman Menyakitkan
  • Trauma Masa Kecil

Cara Menyembuhkan Inner Child

Hasil pengalaman masa lalu yang membentuk inner child dapat terlihat dalam beragam sifat, inner child dapat bersifat baik dan buruk, apabila buruk seperti pemarah, penindas. Sedangkan inner child yang berasal dari pengalaman yang baik, bisa jadi sifat yang semangat, energik, dan lain-lain. Inner child dapat membawa masalah pada kestabilan emosional, tingkah laku, dan hubungan sosial seseorang dengan lingkungannya apabila tidak memahaminya

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi Inner Child yang terluka; antara lain :

  1. Menyadari Inner Child pada diri sendiri.

Inner child adalah bagian dari sendiri, menyembuhkannya memang tidak mudah, perlu untu mencoba mengenali, memahami serta mulai untuk menghadapi inner child, hal itu akan membantu untuk berkembang dan mengeksplor diri menjadi lebih baik.

  1. Menjalin komunikasi dengan inner child.

Berupaya untuk melakukan komunikasi dengan inner child yang ada dalam diri sendiri dan menanyakan perihal yang salah dimasa lalu, dan kira kira apa yang harus dilakukan dimasa sekarang untuk memperbaikinya. Dengn berkomu?si dan mendengarkan perasaan Inner Child dan membiarkan diri mengalaminya adapat membantu mengidentifikasi dan memvalidasi kesulitan yang dialami, yang merupakan langkah pertama yang penting untuk mengatasinya.

  1. Menerima keberadaan inner child pada diri sendiri.

Menerima apa adanya keberadaan inner child dan berdamai, memahami sebab keberadaannya dan berupaya untuk mengambil manfaaatnya. Proses mengenali Inner Child sebagian besar hanya melibatkan mengenali dan menerima hal-hal yang menyebabkan sakit di masa kanak-kanak. Membawa rasa sakit tersebut ke dalam pemikiran yang jernih dapat membantu mulai memahami dampaknya.

  1. Memahami hubungan dimasa lalu.

Masa lalu mmang pernah ada dan pernah dilalui, pelihara yang bermanfaat untuk saat ini dan berupaya menyimpan yang tidak begitu berhubungan dengan saat ini.

5) Merangkul rasa marah dan sedih.

Rasa marah dan sedih yang terjadi akibat kesalahan dimasa lalu dapat dikurangi dengan merangkulnya dan memahami apa yang menjadi penyebabnya.

  1. Tunjukkan rasa cinta dan kasih sayang kepada diri sendiri.

Tunjukkan dengan perilaku dan jika perlu disertai dengan kata kata bahwa kita mencitai dan menyayangi diri sendiri dan berupaya untuk memenuhi apa apa yang diinginkannya, rela berkorban, merawat diri, melakukan kegiatan yang menyenagkan, dll.

  1. Meditasi

Duduk dengan dengan tenang dan beruoaya menenangkan diri, kemudian dilanjutkan dengan memusatkan pikiran pada inner child dan menyampingkan hal lain yang tidak berhubungan, berupaya untuk melihat dan mereview kesalahan masa lalu serta berjanji untuk memperbaikinya. Meditasi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan fisik dan mental, tetapi beberapa di antaranya berhubungan langsung dengan pekerjaan anak batiniah.

  1. Menulis Jurnal.

Dengan menulis jurnal maka minimal melakukan curhat dan melepaskan emosi dan perasaan lain yang menjadi ganjalan, dengan menulis jurnal juga maka mengingat yang telah dialami dimasa lalu dan menuliskannya sehingga mengetahui apakah perlu diperbaiki atau tidak. Seperti halnya jurnal biasa dapat membantu mengenali pola dalam kehidupan dewasa yang ingin diubah, membuat jurnal dari perspektif Inner Child dapat membantu mengenali pola yang tdk mendukung yang dimulai pada masa kanak-kanak.

  1. Mencari bantuan profesional

Jika sudah merasa waktunya untuk mendapatkan bantuan profesional, maka segeralah mengkomunikannya dengan prikolog yang dapat melakukan terapi.