Mengenal Sapi Yang Tidak Mau Makan Dapat Berakibat Stress

Sapi merupakan salah satu ternak yang sangat potensial untuk dikembangkan. Karena, harga jual dari ternak ruminansia ini cukup stabil dan cenderung mengalami peningkatan secara terus menerus. Terlebih saat momen khusus seperti perayaan hari besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha.

Namun, untuk merawat dan memelihara sapi dengan baik dan benar bukanlah perkara yang mudah. Butuh kejelian dari peternak untuk bisa memaksimalkan produktivitas ternak. Terdapat banyak rintangan yang bisa menurunkan produktivitas ternak mulai dari stress, infeksi penyakit, ketersediaan hijauan pakan serta perubahan cuaca yang tak menentu menjadi penyebabnya.

Salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam pemeliharaan ternak sapi adalah sapi kehilangan nafsu makan alias tidak mau makan. selain itu,  Kondisi ini harus anda tangani dengan serius. Jika tidak, hal ini bisa membahayakan kelangsungan hidup ternak. Dampaknya bermacam-macam mulai dari kesehatan sapi yang terganggu, perkembangan fisik yang terhambat, penurunan bobot badan secara signifikan dan lain sebagainya.

Nah, berikut ini akan kami sajikan apa saja penyebab dan obat apa saja yang bisa digunakan, serta bagaimana cara mengatasi sapi tidak mau makan. Dengan begitu, harapannya kondisi kesehatan sapi akan kembali normal. Yuk langsung saja kita simak bersama ulasannya.

Secara umum, produktivitas sapi (pertambahan bobot badan dan produksi susu) dipengaruhi oleh konsumsi pakan. Bila konsumsi pakan stabil, maka produktivitasnya juga akan stabil. Namun, bila konsumsi pakan turun atau bahkan tidak mau makan sama sekali. Secara otomatis produktivitasnya juga akan menurun. selain itu,

Oleh karena itu, penting bagi peternak untuk menjaga stabilitas konsumsi pakan. Selain itu, kualitas pakan yang dikonsumsi oleh ternak juga harus diperhatikan. Semakin baik kualitas pakan, maka semakin baik juga produktivitas ternak.

Namun, dalam prakteknya, menerapkan tata laksana manajemen pemeliharaan sapi yang baik dan benar tidaklah semudah menulis artikel ini. Terdapat beberapa rintangan yang akan anda temui. Salah satunya adalah sapi yang tidak mau makan.

Faktor penyebab sapi tidak mau makan ada bermacam-macam seperti:

  1. Isi rumen telah penuh.
  2. Menurunnya pH rumen.
  3. Terinfeksi penyakit.
  4. Stress (banyak faktornya mulai dari kepanasan, stress perjalanan dan lainnya).
  5. Pergantian jenis pakan secara langsung.
  6. Kebersihan Kandang Minim.
  1. Isi Rumen Telah Penuh

Sama halnya dengan manusia, jika kondisi rumen telah penuh, maka sapi tidak akan mengkonsumsi pakan. Dalam kondisi ini, anda tidak perlu khawatir karena memang sifat alamiah ternak ruminansia adalah mengunyah kembali pakan yang sudah tertelan dalam perutnya.

Pakan yang sudah tertelan akan keluar kembali ke mulut untuk dilakukan penguyahan kembali agar teksturnya menjadi lebih kecil dan sederhana. Hal ini biasa terjadi pada ternak ruminansia. Istilah orang jawa menyebutnya dengan “nggayemi” atau bahasa peternakannya adalah remastikasi. selain itu,

  1. Turunnya pH Rumen

Selanjutnya, penyebab sapi tidak mau makan adalah turunnya pH dalam rumen. pH dalam rumen cenderung asam karena bakteri yang ada dalam rumen akan bisa bekerja jika kondisi pH nya sesuai. Mengapa perlu bakteri? Sapi adalah ternak yang tidak dapat mencerna makanan secara individu.

Untuk mencerna makanannya, sapi membutuhkan bantuan berjuta-juta mikroorganisme yang terdapat dalam rumen. Nah, itulah mengapa ketika pH rumen turun (basa) mikroorganisme tersebut tidak dapat melakukan tugasnya dalam mencerna pakan dalam rumen. Selain itu, bila kondisi pH menurun, sapi akan melakukan remastikasi pakan untuk memproduksi kalium bikarbonat yang berfungsi sebagai buffer untuk menormalkan kembali pH rumen tersebut.

  1. Sapi Terinfeksi Penyakit

Hampir seluruh ternak yang sakit pasti mengalami penurunan konsumsi pakan. Penyakit tersebut bermacam-macam mulai dari virus, bakteri, jamur dan parasit. Nah, bila sapi anda mengalami cedera, tentu hal ini juga menjadi penyebab sapi tidak mau makan karena sapi akan fokus merasakan sakit yang dia derita. selain itu,

Cedera tersebut bisa diakibatkan oleh luka, pincang, demam, penyakit mulut dan kuku (PMK), scabies, ketosis dan lain sebagainya. Jika hal ini terjadi, segera lakukan pengobatan untuk meminimalisir penyebaran penyakit dan memperbaiki nafsu makan sapi.

  1. Sapi Terserang Stress

Salah satu penyebab sapi tidak mau makan juga bisa berasal dari stress. Penyebab stress pada sapi bermacam-macam mulai dari stress perjalanan, stress perpindahan lokasi kandang, stress kepanasan dan masih banyak lagi. selain itu,  Biarkan sapi beradaptasi dengan kondisi barunya sembari diberikan vitamin anti stress dan penambah nafsu makan.

  1. Pergantian Jenis Pakan Secara Langsung

Meskipun sapi adalah ternak yang bisa berganti-ganti pakan, namun bila anda melakukan penggantian pakan secara langsung, hal ini juga menjadi penyebab sapi tidak mau makan. selain itu,  Sapi butuh waktu untuk beradaptasi dengan pakan jenis baru. Untuk itu, alangkah baiknya penggantian pakan dilakukan secara bertahap dengan metode mixing. Adapun metode mixing yang bisa anda terapkan antara lain dengan mengatur jumlah porsi antara pakan lama dengan pakan jenis baru.

Menerapkan metode mixing akan mampu meminimalisir stress pada sapi. Sapi akan beradaptasi dengan pakan baru selama ± 30 hari. Namun, anda bisa merubah porsi mixing sesuai kondisi nafsu makan sapi itu sendiri. Bila sapi anda tidak menunjukkan gejala stress, anda bisa mempercepatnya dengan mengurangi waktu pelaksanaan mixing.

Cara Mengatasi Sapi Tidak Mau Makan

Setelah anda mengetahui apa saja penyebab sapi tidak mau makan, maka anda bisa mengasumsikan mengapa sapi anda tidak mau makan berdasarkan beberapa penyebab yang sudah kami jelaskan sebelumnya.

Mengapa hal ini penting? karena nantinya terdapat perbedaan dalam cara mengatasi sapi tidak mau makan berdasarkan penyebab utamanya. Yuk kita simak obat apa saja dan bagaimana cara mengatasi sapi tidak mau makan.

  1. Pemberian Obat Herbal

Langkah ini bisa anda pilih sebagai cara alternatif mengatasi sapi tidak mau makan. Obat alami terdiri dari beberapa tanaman seperti daun pepaya, temulawak, jahe, kunyit dan mengkudu.

Untuk cara pembuatannya sebagai berikut:

  1. Campurkan temulawak, kunyit, jahe dan buah mengkudu masak. Kemudian haluskan dengan cara ditumbuk maupun blender. Jika sudah tercampur rata, anda bisa memberikan ramuan tersebut kepada sapi 1 kali dalam seminggu.
  2. Siapkan telur ayam / bebek dan beberapa helai daun pepaya. Kemudian campurkan kedua bahan tersebut dan haluskan hingga merata. Berikanlah ramuan tersebut secara rutin kepada sapi hingga nafsu makannya membaik.
  3. Siapkan bread improve sebanyak 10 gr dan bawah putih sebanyak 50 gr. Setelah itu, silahkan haluskan dan campurkan kedua bahan tersebut sampai rata. Berikanlah ramuan tersebut kepada sapi sebanyak 2 kali dalam seminggu. Untuk mendapatkan bread improve, anda bisa mencarinya di toko kue / roti.
  1. Pemberian Obat-obatan

Jika sapi anda terserang demam atau stress, anda harus menurunkan demam atau stressnya terlebih dahulu. Jenis obat yang ampuh dalam mengobati demam dan stress pada sapi adalah dexamethasone dan cortisone. Untuk dosis pemberiannya, silahkan anda baca pada kemasan obat tersebut.

  1. Penambahan Vitamin

Penambahan vitamin B kompleks akan mampu mengatasi sapi tidak mau makan. Meskipun pada dasarnya sapi bisa memproduksi vitamin B kompleks secara alami pada tubuhnya. Namun, ketika sapi sedang drop, alangkah baiknya untuk diberikan asupan vitamin dari luar untuk memperbaiki nafsu makannya. Dengan begitu, sapi akan terangsang untuk mengkonsumsi pakan yang diberikan oleh peternak.

  1. Berikan Pakan Hijauan

Pada habitat aslinya, sapi adalah pemakan tumbuh-tumbuhan berupa rumput atau dedaunan. Untuk mengembalikan selera makannya, alangkah baiknya sapi dirangsang melalui pemberian pakan berupa hijauan tanpa dicampur dengan konsentrat terlebih dahulu.

Apabila nafsu makannya sudah kembali normal, anda bila melakukan mixing hijauan pakan dengan konsentrat secara bertahap. Namun, dalam pelaksanaannya, peternak juga harus selalu melakukan pengontrolan secara rutin. Sebagaimana kita ketahui, pemberian hijauan pakan ternak secara murni dapat memicu terjadinya penyakit kembung (bloat) pada sapi. Jadi, anda harus tetap mengontrol porsi pemberiannya ya.

  1. Kondisi Kandang Yang Terlalu Panas

Sama seperti ternak lainnya, jika dalam kondisi kepanasan, ternak akan mengurangi konsumsi pakannya dan memperbanyak konsumsi air sebagai bentuk penyesuaian tubuh terhadap lingkungan.

Dalam kondisi dingin, sapi akan lebih banyak mengkonsumsi pakan ketimbang air. Untuk itu, ketika membuat kandang sapi, anda harus memperhatikan iklim yang ada di Indonesia. Kandang yang ideal haruslah memiliki ventilasi yang baik untuk sirkulasi udara. Selain itu, bahan atap juga harus anda perhatikan.

Bahan atap haruslah bisa menyerap panas seperti genting. Hindari penggunaan seng / asbes sebagai atap kandang karena seng dan asbes justru akan menimbulkan panas dalam kandang. Anda juga bisa menanam pepohonan di sekitar kandang untuk membuat udara semakin sejuk.

  1. Kebersihan Kandang

Tidak dapat dipungkiri jika ternak yang sehat berasal dari kandang yang bersih. Kotoran dan urine sapi merupakan sumber bakteri dan amonia yang cukup berbahaya bagi kesehatan ternak. Kadar amonia yang berlebih bisa dengan mudah terhirup oleh sapi. Sapi yang menghirup amonia melebihi batas toleransinya akan mudah terserang penyakit pernapasan.

Bersihkan kandang secara teratur untuk mengurangi kadar amonia dalam kandang. Selain itu, anda juga bisa mengurangi amonia pada kotoran sapi dengan menambahkan probiotik seperti EM4 peternakan yang mampu mengurai amonia menjadi nitrat.

Nah, itulah tadi rangkaian penyebab, obat dan cara mengatasi sapi tidak mau makan. Selain itu, penting bagi peternak untuk selalu menjaga biosecurity dan sanitasi kandang secara berkesinambungan. Semoga apa yang kami sampaikan bisa menjadi manfaat bagi anda semua. Silahkan bagikan informasi ini kepada peternak-peternak lainnya agar mendapatkan informasi penting terkait bahaya sapi tidak mau makan.