Penyebab Dan Cara Mengobati GERD

Gastroesophageal reflux disease atau GERD adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu simtom atau perubahan mukosa yang diakibatkan oleh gangguan sistem saluran pencernaan, di mana asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus).

Secara umum, banyak orang yang mengalami refluks asam lambung dari waktu ke waktu. Namun, ketika refluks asam terjadi berulang kali, hal tersebut yang dapat menyebabkan GERD. Nah, untuk penyebabnya sendiri, GERD disebabkan oleh munculnya refluks asam tersebut. Saat kamu menelan, pita otot yang melingkar di sekitar bagian bawah kerongkongan akan bersifat rileks untuk mengalirkan makanan ke perut.

Namun, jika sfingter tidak rileks sebagaimana mestinya atau melemah, asam lambung dapat mengalir kembali ke kerongkongan. Pencucian asam yang terus-menerus ini mengiritasi lapisan kerongkongan sehingga menyebabkan radang.

Apakah GERD bisa sembuh?

GERD termasuk ke penyakit yang cukup sulit untuk bisa diobati hingga sembuh. Namun, kamu bisa mengurangi gejalanya supaya tidak bertambah parah. Seluruh hasilnya ini akan tergantung pada jenis perawatan apa yang kamu lakukan dan seberapa parah gejalanya.

Sebab, ada beberapa jenis perawatan yang dapat mengurangi gejalanya secara langsung. Secara umum, ada empat tahapan yang proses menyembuhkan GERD, seperti di bawah ini.

  • Tahap 1: modifikasi gaya hidup
  • Tahap 2: obat diminum sesuai kebutuhan
  • Tahap 3: pengobatan teratur dengan dosis tinggi
  • Tahap 4: obat teratur yang bertahan dengan dosis efektif bisa terus diminum
  • Tahap 5: operasi

Misalnya, jika kamu tidur dengan posisi kepala ditinggikan, maka bisa mengurangi gejala GERD di malam hari. Selain itu, menghindari makan selama 3 jam sebelum tidur juga dapat mengurangi risiko kambuhnya GERD di malam hari.

Sedangkan untuk perawatan melalui obat-obatan cukup bervariasi. Biasanya, dokter akan menyarankan untuk konsumsi antasida dan inhibitor H2 untuk efek cepat dalam beberapa jam. Meskipun pengobatan bisa mengurangi gejalanya, tetapi kamu tetap harus memperhatikan seberapa banyak jumlah obat yang dikonsumsi.

Tak hanya obat-obatan, tanda GERD sudah sembuh juga bisa diikuti dengan perubahan gaya hidup lainnya, seperti berhenti merokok atau menurunkan berat badan. Soalnya, gaya hidup yang buruk juga bisa menyebabkan seseorang terkena GERD.

berikut ini beberapa cara perawatan GERD, baik dari sisi pengobatan hingga gaya hidup yang sehat.

  • Meninggikan kepala saat tidur
  • Diet yang sehat
  • Berhenti merokok
  • Menurunkan berat badan jika obesitas
  • Mengelola stres dengan baik
  • Konsumsi obat-obatan, seperti antasida, proton, hingga agen prokinetik

Jika perubahan gaya hidup dan obat-obatan di atas tidak efektif untuk mengobati GERD, dokter akan langsung menganjurkan operasi. Biasanya, beberapa jenis operasi untuk mengobati GERD ada di bawah ini.

  • Fundoplikasi atau operasi di mana bagian atas perut akan dilipat dan dijahit di sekitar stinger esofagus (cincin otot kerongkongan) bagian bawah.
  • Operasi bariatrik atau operasi untuk mengubah sistem pencernaan untuk membantu menurunkan berat badan.
  • Bedah endoskopi atau operasi yang memasukkan kamera dengan lampu ke dalam usus besar.

Ciri-ciri GERD sembuh

Jika sudah menjalani seluruh pengobatan hingga operasi di atas, apakah ada tanda atau ciri-ciri tersendiri kalau GERD sudah sembuh?  Saat kamu memulai perawatan untuk mengurangi gejala GERD, biasanya ciri-ciri utama bahwa GERD sudah sembuh adalah tidak ada gejala berat yang dialami lagi.

Apalagi, jika gejala sudah hilang sepenuhnya, kamu dapat menghentikan pengobatan GERD untuk sementara.  Namun, jika ada gejala yang datang kembali, seperti perut yang mulas, sakit perut bagian atas, sulit menelan makanan atau minuman, hingga adanya rasa mengganjal di tenggorokan, maka kamu harus memulai pengobatannya kembali.

Bila gejalanya sudah sembuh, kamu juga perlu menerapkan gaya hidup yang sehat, seperti menghindari makanan asam dan berlemak. Dengan begitu, kamu bisa tetap menjaga tubuh dan mengurangi risiko terkena GERD.