Sejarah Donor Darah Serta Manfaatnya

Donor darah tidak hanya sekedar menyumbangkan darah untuk mereka yang membutuhkan, namun ini lebih dari kepeduliaan terhadap sesama akan kehidupan dan kesehatan yang lebih baik untuk seluruh dunia.

Setiap tanggal 14 Juni, hari donor darah sedunia dirayakan. Lantas apa yang menjadi kegiatan donor darah dan bagaimana donor darah bermanfaat baik untuk penerima atau sang pendonornya? Simak selengkapnya di sini.

Hari donor darah sedunia pertama kali diperingati pada tahun 2004. Dari laman resmi World Health Organization (WHO), 14 Juni merupakan hari yang ditetapkan untuk hari donor darah sedunia.  Hari itu juga merupakan hari peringatan ulang tahun Karl Landsteiner yang merupakan seorang dokter austria, ahli biologi dan pendiri transfusi darah modern.

Sejarah hari donor darah

Sejarah hari donor darah sedunia melewati certa yang cukup panjang. Pada tahun 1901, Karl Landsteiner telah berhasil menemukan golongan darah ABO dan kemudian mengembangkan sistem klasifikasi dalam golongan darah modern.

Penetapan hari donor darah sedunia merupakan kesepakatan besar sejumlah organisasi dunia seperti WHO, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Organisasi Donor Darah dan Perhimpunan Internasional Transfusi Darah.

Tema hari donor darah sedunia pada tahun 2022 yaitu donating blood is an act of solidarity, yang artinya ‘mendonorkan darah adalah suatu tindak solidaritas;. Tujuan dari kampanye hari donor darah tahun 2022 adalah:

  • Rasa terima kasih kepada pendonor yang telah membantu menciptaka kesadaran masyarakat akan perlunya donor dan tanpa dibayar.
  • Menyoroti akan kebutuhan donor darah setiap tahun dan mempertahankan persediaan transfuse dari waktu ke waktu.
  • Mempromosikan nilai donor sukarela dan meningkatkan kohesi sosial masyarakat.
  • Meningkatkan kesadaran dan peningkatan investasi pemerintah dalam sistem darah nasional

Apa saja kegiatan saat hari donor darah sedunia?

Sebelum mengetahui apa saja kegiatan pada saat donor darah, kamu harus tahu dulu syarat umum menjadi pendonor, yaitu:

  • Kondisi fisik sehat jasmani dan rohani
  • Berusia 17-60 tahun
  • Berat badan minimal 45kg
  • Suhu tubuh 36,6-37,5 derajat celcius
  • Tekanan darah 100-160 sistolik dan 70-100 diastolik
  • Denyut nadi 50-100/menit
  • Kadar haemoglobin wanita minimal 12 gr/dl, dan pria minimal 12,5 gr/dl

Bagi kamu yang mulai tergerak untuk melakukan donor darah namun belum tau apa saja yang mesti dipersiapkan, kamu bisa ikuti ulasan berikut ya.  Beberapa kegiatan sebelum dan selama donor yang yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Makan teratur, minum banyak cairan dan hindari aktivitas atau olahraga berat.
  • Membawa formulir pemeriksaan keamanan donor yang sudah diisi yang dibawa melalui pos donor.
  • Terdapat layanan informasi mengenai donor, manfaat, risiko donor san sampel untuk pengujian sebelum memulai donor darah.

Tata Cara Kegiatan Donor Darah

Kegiatan donor darah dimulai dengan:

  1. Screeningkesehatan

Calon pendonor akan dipanggil untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan konfirmasi identitas. Petugas akan memastikan calon pendonor aman dan dapat darah donasi aman untuk dapat diterima pasien. Petugas akan menanyakan beberapa pertanyaan rahasia berdasarkan pemeriksaan keamanan sebelumnya.

  1. Pengujian dan donor darah

Terdapat beberapa tes dan pengujian seperti memastikan cukup hemoglobin (zat besi) dalam darah dan sebagainya. Setelah semua tes sudah dilakukan dan pengujian selesai, maka calon pendonor akan melalui tahap selanjutnya. Donasi donor penuh adalah 470 ml dengan waktu 5-10 menit.

Donasi mulai dilakukan dengan beberapa kegiatan yang dibantu petugas hingga donor selesai. Setelah itu pendonor akan diberikan makanan dan minuman untuk mengisi kembali energi dan meminta pendonor untuk bersantai setidaknya 15 menit setelah donor.

Jika terasa tidak sehat, segera beritahu petugas untuk diberikan perawatan pasca donor.

  1. Pasca donor

Pendonor dapat selalu menghubungi petugas kesehatan apabila terdapat gejala tidak sehat seperti pilek atau gejala lain dalam waktu 2 minggu setelah donor.

4 Manfaat donor darah untuk kesehatan tubuh

Donor darah selain bermanfaat untuk membantu mereka yang membutuhkan darah, kegiatan ini juga mempunyai manfaat lain untuk pendonor, yaitu:

  1. Turunkan risiko kanker

Zat besi yang terkandung dalam darah dapat meningkatkan radikal bebas dan memicu kanker. Dengan rutin donor darah, maka simpanan zat besi akan dapat diturunkan dan risiko kanker menjadi lebih kecil.

  1. Menyehatkan jantung

Aliran darah yang lancar akan menyehatkan jantung dan pembuluh darah. Dalam penelitian american journal of epidemiology menunjukkan mereka yang mendonorkan darah lebih rendah peluangnya terkena serangan jantung.

  1. Menurunkan berat badan

Pendonor akan membakar kalori 650 kkal setiap 1 liter darah yang didonorkan. Dengan begitu donor darah dapat menurunkan berat badan secara berkala.

  1. Manfaat lainnya

Selain itu donor darah juga dapat meredakan stres, meningkatkan kestabilan emosi, dan memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis karena calon pendonor akan diperiksa terlebih dahulu sebelum melakukan donor darah. Hari donor darah sedunia yang mengusung tema solidaritas ini layak menjadi salah satu cara untuk dapat berbagi terhadap sesama. Ayo jangan sungkan donor darah!