Mengenal Asal-Usul Lele Sangkuriang Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Siapa yang tidak mengenal ikan lele sangkuriang? Lele sangkuriang ini merupakan hasil inbreeding dari indukan lele dumbo. Ikan lele sangkuriang ini tentu memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan induknya

Asal-Usul Lele Sangkuriang

Jenis ikan lele sangkuriang mulai diperkenalkan oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi pada tahun 2004 dan langsung menjadi primadona bagi para peternak. Awal mulanya pada tahun 2002 BBPBAT melakukan eksperiman dengan mengkawinkan kerabat lele dumbo betina generasi kedua (F2) dengan lele dumbo jantan generasi keenam (F6).

Prosesnya yaitu mengkawinkan terlebih dahulu jantan dan betina lele dumbo generasi kedua (F2), lalu lahirlah jantan yang dinilai sempurna untuk dikembangbiakkan (F6). Setelah itu betina F2 dikawinkan kembali dengan jantan F6 sehingga menghasilkan jenis terbaik.

Pemberian nama sangkuriang terinspirasi dari dongeng Jawa Barat yang terkenal yaitu Sangkuriang, dimana ceritanya seorang anak yang mengawini ibu kandungnya. Seperti halnya lele sangkuriang yang merupakan hasil silang antara anak dan induknya.

Kelebihan Lele Sangkuriang

  • Cepat tumbuh

Penelitian menyebutkan bahwa perkembangan harian lele jenis sangkuriang lebih tinggi dari lele dumbo yaitu mencapai angka 3,5%. Sedangkan untuk penambahan panjang tubuh, lele sangkuriang bisa mencapai panjang 6 cm dalam waktu 20 hari. Sedangkan jenis dumbo untuk mencapai panjang 6 cm butuh waktu hingga 40 hari.

  • Telur melimpah

Dalam sekali masa bertelur, lele sangkuriang betina mampu menghasilkan telur 40-60 ribu telur/kg berat betina. Angka ini dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan telur lele dumbo. Keberhasilan telur yang bisa menetas mencapai 90%, sedangkan lele dumbu hanya 80%.

  • Tahan serangan penyakit

Dengan adanya lendir di permukaan tubuhnya, ikan lele sangkuriang lebih tahan terhadap serangan bakteri dan virus.

  • Kualitas Unggul

Lele sangkuriang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi yaitu omega 3. Rasa dagingnya juga lebih padat dan gurih apalagi jika sudah diolah. Selain itu, bobot satu ekor lele sangkuriang bisa sangat tinggi, sehingga bisa menghasilkan keuntungan maksimal.

  • Mudah dipelihara

Pemeliharaan lele sangkuriang hampir sama saja dengan ternak ikan lele pada umumnya. Namun, lele jenis ini mempunyai daya adaptasi terhadap air yang sangat baik. Sehingga, tidak ada perlakuan khusus dalam pemeliharaannya. Tidak hanya itu, lele sangkuriang juga bisa makan berbagai jenis pakan.

Kekurangan Lele Sangkuriang

  • Tidak tahan perubahan pH air

Tingkat kemasaman (pH) air harus dicek secara berkala, karena jika pH tidak stabil akan berdampak pada kesehatan lele sangkuriang dan bisa menyebabkan kematian.

  • Susah adaptasi kolam

Lele sangkuriang yang berusia kurang dari satu bulan rawan stres apabila ada perubahan atau pergantian kolam. Maka harus hati-hati jika ingin memindahkan dari satu kolam ke kolam lain.

  • Harus pembenihan silang balik

Demi mendapatkan bibit yang berkualitas, jangan melakukan pembenihan dari indukan yang sama, namun lakukan silang balik.

Demikianlah informasi mengenai ikan lele sangkuriang. Dengan kekurangan yang relatif seragam dengan lele jenis lainnya, namun lele sangkuriang mampu memberikan nilai yang lebih pada produksinya